1.Paragraf Deduktif
Pengertian:
Paragraf yang dimulai dengan gagasan utama (kalimat utama) di awal paragraf, kemudian diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas.
Ciri Ciri:
•Kalimat utama terletak di awal paragraf.
•Kalimat berikutnya menjelaskan atau mendukung gagasan utama.
•Bersifat umum ke khusus.
Contoh:
Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. Hutan, laut, dan tanahnya menyimpan berbagai potensi yang bermanfaat bagi masyarakat.
2.Paragraf Induktif
Pengertian:
Paragraf yang diawali dengan kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama (kesimpulan) di akhir paragraf.
Ciri-ciri:
•Kalimat utama berada di akhir paragraf.
•Kalimat awal berupa fakta, contoh, atau data.
•Bersifat khusus ke umum.
Contoh:
Tempe mengandung protein yang sangat tinggi. Kandungan protein yang tinggi itu membuatnya hampir setara dengan makanan lain yang mengandung protein, seperti daging, dan susu.
Oleh karena itu,Tempe menjadi makanan bergizi pengganti makanan-makanan mahal.
3.Paragraf Campuran
Pengertian:
Paragraf yang memiliki kalimat utama di awal dan di akhir paragraf, serta kalimat-kalimat penjelas di tengah.
Ciri-ciri:
•Kalimat utama muncul dua kali: di awal dan akhir paragraf (disebut juga pengulangan).
•Menekankan gagasan utama dengan penegasan di akhir.
Contoh:
Bunga Anggrek adalah salah satu tanaman hias yang sangat digemari oleh banyak orang di Indonesia, dan bahkan sering dijuluki sebagai "pesona bangsa".Keindahan dan keunikan bunga anggrek memang menjadikannya salah satu bunga favorit bagi para pecinta tanaman.
4.Paragraf Ineratif
Pengertian:
Paragraf yang meletakkan gagasan utama di tengah paragraf, diapit oleh kalimat penjelas.
Ciri-ciri:
•Kalimat utama terletak di tengah.
•Kalimat penjelas ada sebelum dan sesudahnya.
Contoh:
Pemanfaatan rotan biasanya dijadikan sebagai bahan baku mebel, misalnya kursi, meja, dan rak buku. Penggunaan rotan sebagai bahan baku mebel mempunyai kelebihan dan kekurangan. Rotan memiliki beberapa keunggulan daripada kayu, yakni ringan, kuat, mudah dibentuk, dan murah. Kelemahan utama rotan adalah gampang terkena kutu bubuk.
5.Paragraft Kronologis
Pengertian:
Paragraf yang dikembangkan berdasarkan urutan waktu atau peristiwa (kronologis).
Ciri-ciri:
•Biasanya digunakan dalam narasi atau prosedur.
•Menggunakan penanda waktu seperti "kemudian", "setelah itu", "akhirnya", dll.
Contoh:
Minggu lalu,Aku bermain dengan temanku di rumah nya.Setelah itu,Aku pulang dengan sepeda.Kemudian aku terjatuh di tengah jalan.
6.Paragraf Klimaks
Pengertian:
Paragraf yang ide-idenya disusun dari yang paling lemah ke yang paling kuat (menaik).
Ciri-ciri:
•Urutan gagasan makin penting atau makin kuat.
•Berfungsi membangun ketegangan atau penekanan.
Contoh:
Gunung bergemuruh keras, lalu puncaknya memuntahkan lahar panas dan asap hitam yang membumbung tinggi ke langit.
7.Paragraf AntiKlimaks
Pengertian:
Paragraf yang ide-idenya disusun dari yang paling kuat ke yang paling lemah (menurun).
Ciri-ciri:
•Urutan gagasan menurun tingkat kepentingannya.
•Berlawanan dengan paragraf klimaks.
Contoh:
Semua siswa berlari ke perpustakaan karena kabarnya ada buku baru yang “sangat langka”. Mereka berebut mencari di rak, berharap menemukan harta karu
n bacaan. Setelah ketemu, ternyata buku itu hanyalah kamus usang yang sampulnya baru diganti.
Komentar
Posting Komentar