September

Hujan kala itu di September
Aku memandang paras wajahmu
Setiap tetes yang jatuh di antara kita
Seolah melukis cinta yang tak sempat terucap

Langit kelabu justru menambah syahdu
Saat matamu menatapku penuh rindu
Senyummu hangat, menembus dingin
Menyusup pelan hingga ke relung batin

Kita diam, tapi hati bicara
Tentang cinta yang tak butuh kata
Di bawah hujan September yang lirih
Aku jatuh… dan tak ingin pulih

Komentar